Danrem 033/WP Perkuat Pertahanan,Stabilitas Ekonomi dan Tegakan Integritas Prajurit.

Jam Komandan Korem 033/WP.

Tanjungpinang, 27 April 2026 – Komandan Korem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto,M.Han. memimpin kegiatan “Jam Komandan” yang diikuti oleh ratusan personel militer dan PNS di Gedung Serba Guna Makorem 033/WP, Senin (27/4/26).

Di hadapan keluarga besar Korem 033/WP, Danrem menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian situasi geopolitik global saat ini, kesiapan mental dan fisik prajurit adalah harga mati. Hal ini sejalan dengan target TNI AD dalam memperkuat pertahanan daerah melalui pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP), di mana Kepulauan Riau diproyeksikan akan segera naik status menjadi Kodam pada tahun 2026 guna mengantisipasi ancaman yang tidak terdeteksi.

Dalam arahannya yang strategis, Brigjen TNI Bambang Herqutanto menginstruksikan para prajurit, terutama yang bertugas di pulau-pulau terluar, untuk aktif mensosialisasikan program rekrutmen TNI AD kepada putra daerah. Harapannya, dengan pendampingan teori dan praktik yang baik, setiap wilayah di Kepri memiliki keterwakilan putra terbaik yang lulus seleksi menjadi prajurit. Langkah ini bukan sekadar penambahan personel, melainkan upaya pembangunan kekuatan pertahanan yang berbasis pada kearifan lokal dan kecintaan tanah air dari putra daerah sendiri.


Tak hanya fokus pada aspek militer, Danrem juga menyoroti pentingnya stabilitas ekonomi sebagai fondasi keamanan nasional.Beliau menekankan peran vital Babinsa dalam mengawal perputaran ekonomi hingga ke pelosok desa melalui Koperasi Merah Putih. Sinergi antara TNI dan Polri dalam mengawasi jalannya koperasi ini diharapkan mampu mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Riau. Danrem mengingatkan bahwa ketahanan pangan dan ekonomi di desa-desa merupakan benteng pertama dalam menghadapi berbagai potensi polemik sosial yang muncul.

 

Di sisi internal, Brigjen TNI Bambang Herqutanto menuntut setiap individu prajurit untuk tidak melupakan jati diri mereka sebagai petarung dengan terus mengasah kemampuan dasar militer, terutama kemahiran menembak. Selain itu, kesejahteraan jangka panjang prajurit juga menjadi perhatian melalui sosialisasi intensif program Tabungan Wajib Perumahan (TWP). Danrem mengingatkan bahwa pemahaman yang baik terhadap hak-hak keuangan seperti TWP sangat krusial bagi masa depan prajurit dan keluarga di masa pensiun nanti, mengingat kondisi pengelolaan dana tersebut yang kini kian membaik.


Menutup arahannya, Danrem memberikan peringatan keras terkait disiplin dan hukum, khususnya bahaya laten narkoba. Beliau menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi “pemain” narkoba di lingkungan Korem 033/WP; konsekuensinya sangat jelas, yakni pemecatan dan hukuman sesuai undang-undang. “Sayangi diri, keluarga, dan perjuangan orang tua yang telah mengantarkan kalian menjadi prajurit. Dukung penuh program pemerintah, pelihara profesionalisme, dan jaga kehormatan satuan demi menjaga kedaulatan NKRI di Bunda Tanah Melayu,” pungkas Danrem sebelum mengakhiri kegiatan yang berjalan dengan tertib dan kondusif tersebut.

Exit mobile version